I.
Judul :
Pembuatan Senyawa Organik Asam Oksalat
II.
Hari, Tanggal : Rabu, 4 September 2019
III.
Tujuan :
Adapun
tujuan dari praktikum ini, yaitu :
a.
Dapat memahami cara pembuatan asam oksalat dengan zat organic yang memiliki
berat molekul besar sebagai bahan dasarnya
b.
Dapat memahami reaksi oksidasi dengan menggunakan oksidator kuat
c.
Dapat mengetahui sifat-sifat asam oksalat dengan kegunaannya
IV.
Landasan Teori
Asam
oksalat adalah senyawa kimia yang memiliki rumus molekul C2H2O4
dengan nama sistematis asam etanadiot. Asam oksalat terdistribusi secara
luas dalam bentuk garam potassium dan kalium yang terdapat pada daun, akar
rizjome dari berbagai macam tanaman. Asam oksalat digunakan untuk menghilangkan
kotoran-kotoran yang menempel pada permukaan logam yang akan dicat.
Asam oksalat dapat diperoleh
dilaboratorium dengan mengoksidasi sukrosa menggunakan asam nitrat pekat dengan
adanya sejumlah kecil pentaoksida vanadium sebagai katalis. Asam osksalat
merupakan asam dekarboksilat yang mempunyai berat molekul rendah, wujud padat
dan warna titik leleh serta bentuk Kristal asam oksalat akanmengurai menjadi
asam formiat karbondioksida jika dipanaskan pada suhu 1750C. Pembentukan
asam oksalat dapat dilakukan dengan menggunakan zat organic yang memiliki berat
molekul besar yaitu glukosa dan gula pasir. Ada pembentukan asam oksalat
terjadi reaksi oksidasi dengan katalis yang kuat yaitu HNO3,
sifat-sifat asam oksalatdiantaranya berbentuk Kristal, mudah larut dalam air
dan beracun (Haryani, 200: 56).
Asam
oksalat merupakan senyawa kimia asam kuat yang terdiri dari dikarboksiklik dan
terdapat didalam tumbuhan dan sayuran. Asam oksalat juga diproduksi oleh tubuh
dari kelebihan vitamin C. asam oksalat diproduksi dalam skala industry karena
kegunaannya pada senyawa sensitive cahaya ( kamera, detector,dll), zat aditif
untuk cat dan industry pelapisan , pelarut produk perawatan kebersihan, produk
detergen atau pembersih pelarut senyawa
organic (khairat, 2013 : vol 4.no.1)
Oksalat
didalam talas terdapat dalam bentuk yang larut air dan tidak larut air. Asam
oksalat adalah senyawa kimia yang memiliki nama sistematis etanadiot. Asam
oksalat dapat ditemukan dalam bentuk bebas ataupun dalam bentuk garam. Bentuk
yang lebih banyak ditemukan adalah bentuk garam. Banyak cara dilakukan untuk
menghilangkan rasa gatal akibat kandungan oksalat pada talas,salah satu caranya
dengan pemanasan.
V.
Alat dan Bahan
1
Alat
-
Labu dasar datar 750 ml
-
Corong Buchner
-
Corong gelas
-
Gelas piala 500 ml
-
Kasa,kaki tiga, Bunsen
-
Balok kayu
-
Penangas
-
Gelas ukur
-
Thermometer
-
Pengaduk
2
Bahan
-
Gula pasir 20 gram
-
HNO3 pekat 100 ml
-
Air dingin
-
Aquades
-
Air panas
-
Etanol
VI.
Prosedur Kerja
1.
Dimasukkan 10 gr gula pasir ke dalam Erlenmeyer dan ditambahkan 50 ml HNO3
pekat
2.
Dipanaskan di atas penangas air hingga lahan-lahan mendidih
3.
Bila sudah timbul uap coklat NO2, angkat labu datar tadi, pindahkan untuk
angkat tanpa, biarkan selama 15 menit 4. Dituangkan pada reaksi sebelumnya ke
dalam gelas piala, Ganti 100ml, Erlenmeyer setuju dengan 10ml aquades dingin
dan hasil cucian dimasukkan ke dalam gelas piala lagi, tambahkan 10ml HNO3
pekat
5.
Diuapkan di atas penangas air hingga volume cairan tinggal 10ml
6.
ditambahkan 20 ml aquades ke dalam larutan diatas, kemudian diuapkan lagi
sampai volume tinggal 10ml
7.
Didinginkan dalam es sambil diaduk, kristal asam oksalat segera terbentuk
8.
Disaring kristal asam oksalat yang terbentuk, kemudian rekristalisasi asam
oksalat yang diperoleh dengan melarutkannya di udara panas lalu didinginkan
9.
Disaring, keringkan dan periksa titik lelehnya, titik lelehh asam oksalat murni
..... ° C bila belum murni maka,
10.
Dimurnikan lagi kristal asam oksalat dengan rekristalisasi kembali diddadlam
air panas
Pertanyaan :
1. tolong jelaskan kenapa warna larutan berubah pada saat di tambahkan
air kedalam larutan tersebut?
2.
karbohidrat merupakan bahan utama dalam percobaan kali ini, tolong jelaskan
karbohidrat yang bagaimana yang dapat kita gunakan dalam percobaan kali ini?
3.
pada video tersebut pada saat prosedur akhir akan dilakukan rekristalisasi pada
zat yang sudah kita reaksikan dan sudah kita dapatkan hasilnya. Kenapa harus di
rekristalisasi kembali? Apa tujuan dari rekristalisasi tersebut!
2.Karbohidrat yang berupa gula. Dimana gula itu mengandung karbohidrat yang mempunyai sifat yang akan bereaksi dengan asam nitrat pekat sehingga dapat menghasilkan asam oksalat. Semoga membantu.
BalasHapus1. Warna larutan berubah pada saat di tambahkan air kedalam larutan dikarenakan gas NO2 yang terbentuk tadi sudah mulai habis sehingga warna coklat pekat tadi hilang dan menjadi warna bening.
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan nomor 3
BalasHapusRekristalisasi dilakukan dengan tujuan menciptakan kristal yang lebih steril, sehingga akan didapatkan hasil akhir berupa kristal yang tidak mengandung zat pengotor